Wednesday, April 19, 2017

EPN CLASS_LP3I Banda Aceh

KS 37 Class.

Sri W.
Silvia
Tiaro
Ulva
Yanda


KS 38 Class.

1. Ivie
2. Parnila
3. Thiara
9. Fitra

IS 48 Class.

1. Sarah
2. Alfinda R.
3. Arief M.
4. Guntara
5. Mulia F.
6. Andika S.
7. Safrial
8. Firdaus
9. Fuadil
10. Safira
11. Irza
12. Aldi
13. Supriadi
14. Iman
15. Fathan
16. Andika


OS 26 Class. 

1. Balqis
2. Widya
3. Chiesa
4. Gina
5. Rewin
6. Irwandi
7. Wahyu
8. Khadijah
9. Japar / Japar
10. Ariyus
11. Multazam
12. Feby
13. Samsuardi
14. Cut Nour



Friday, March 24, 2017

Bermimpilah, dan Suruh Pada Ibumu Do'akan Semoga Kamu Berhasil

Tersangka yang mendoakan,

Doa ibu adalah doa yang berbahaya. Beberapa Abad lalu, Setiap lewat di SMA dan SMP Unggul Swiss di Blang Galang, Kabupaten Pidie,  Mamaku selalu bilang.. Kah enteuk inan ka  mengajar. -kamu disitu nanti mengajar- Aku hanya tersenyum sinis dengan kapasitasku waktu itu yang masih gugup bicara didepan umum. Dan mengajar belum bisa seberapa, aku pesimis  bisa.

Lalu beberapa abad setelahnya, sekolah Sukma Pidie dibangun pas dijalan pulang kerumahku. Setiap lewat didepannya dengan mama, mama berdoa lagi, kah inan enteuk ka mengajar. Aku mengangap remeh doa itu.

Asai na bajei dinas,haha


Teringat kisah masa muda Syeikh As-Sudais. Ceritanya, kala itu Abdurrahman as–Sudais kecil tengah asyik bermain tanah. Di saat yang sama, sang ibu tengah menyiapkan jamuan makan untuk kolega sang ayah yang hendak bertandang ke rumah. Nah, ketika hidangan telah tersaji, namun karena para tamu belum datang, tiba-tiba tangan mungil Sudais kecil yang menggenggam tengah debu dengan asyiknya menaburkan ke atas makanan. Melihat kelakuan nakalnya itu, sontak membuat ibunya marah.

idzhab ja’alakallahu imaaman lilharamain (pergi kamu, biar kamu jadi Imam di Haramain),” kata ibunya dengan nada marah dan kesal. Tapi kekesalan ibunda dengan mengucapkan hal yang baik itu dikabulkan oleh Allah.

Bagaimana kalau ibu kita menyumpahi kita waktu kecil “aneuk kureng aja?” Waa..


Lalu cerita bunda Kalifah Al-fatih, yang selalu membawa beliau ke tembok konstatinopel dan mengusapnya lalu berbisik, “engkaulah nak, yang nanti menghancurkan dinding-dinding ini” dan kembali doa ibu menjadi kenyataan pada tahun 1453 konstatinopel berhasil jatuh ke tangan kekalifahan islam.  Al-Fatih berhasil membuktikan kebenaran hadis Nabi
Konstantinopel akan jatuh di tangan seorang pemimpin yang sebaik-baik pemimpin, tentaranya sebaik-baik tentara, dan rakyatnya sebaik-baik rakyat.” (Al Hadis)

Tapi kisah Imam dan khalifah diatas sungguh lebih hebat dari cerita sederhana saya. Untuk mengabulkan doa ibu, saya harus berusaha. Untuk mengajar di dua sekolah unggul di Sigli yang disumpahi mama untuk mengajar disana, saya mempersiapkan diri, berkumpul dengan orang-orang unggul seperti para anak geng Nun Mati, ada Bang Rahmat Idris, beliau orator, penulis novel, bapak 3 anak dan orang yang sangat inspiratif, di geng itu juga ada dua lagi singa podium, public speaker yang handal Sayed fadhil dan Ariel kahhari. Ada juga beberapa anggota lain yang tidak disebut karena akan memperpanjang tulisan sampai dua buku untuk profil mereka.

Teman-teman ELC (English Lovers) Sigli

Kemudian kaum muslimin dan muslimat dimana saja anda berada, saya ikut beberapa kegiatan yang gratis diBanda Aceh. ada Acces (accelerated englisH society) tiap hari sabtu di TDRMC Ulee Lhe. Aku juga coba-coba ikut stand up comedy event, yang gak ada biaya pendaftaran, bukan untuk menang, tapi untuk merasakan, bagaimana rasanya tampil di depan orang banyak tanpa persiapan. Hehe. Ada lagi jadi Mc. Baik ditawarkan oleh desa maupun dinas pendidikan. Saya terima saja, walaupun uangnya tidak seberapa, yang penting kita sudah berani bicara, didepan para pemirsa undangan di acara-acara.
Teman-Teman Acces, Sangat Membantu kesuksesan menjadi manusia yang penuh game

Program pemerintah juga mengharuskan para guru untuk jadi guru pembelajar. Yaitu guru yang selalu mengupdate diri dengan sistem, materi dan metode mengajar paling aktual, tajam dan terpercaya. #eh

Sebagai guru, saya selalu panik sehari bahkan dua hari sebelum mengajar. Saat dikasih materi, saya akan berjam-jam kadang untuk mendalami materi tersebut, mencari worksheetnya, mencari di youtube cara paling mudah mengajari materi tersebut pada anak-anak dan membuatkan RPP, membuat time sheet apa yang harus dilakukan dalam dua kali 45 menit dalam waktu yang dikasih untuk masa mengajar itu, saat sampai dikelas..anak-anak langsung gembira menyambut saya..dan berteriak..

“Paak!! Kita nonton film hari ini yaa???
“Pak,. Putar film lah,..!

Tapi semuanya sekarang berubah..saat negara api menyerang. Doa Ibu, doa nenek dan ditambah oleh doa diri sendiri untuk membahagiakan orang tua, sebuah postingan grup WA mengatakan ada penerimaan di SUKMA, saya laju mempersiapkan berkasnya. Dulu juga pernah ada lowongan disana, tapi sebagai guru asrama, tak mau saya.


Lalu dites tulis, lewat di tes ngajar. Gak lewat. Dan pupus harapan. Dimarahin mama, dimarahin adiknya mama dan lain-lain. Saya tetap tegar dan kembali lagi memperbaiki diri, mungkin harus lebih kerja keras lagi.

Saya tetap kerja, membaca buku tentang pendidikan, menonton film yang banyak supaya bahasa inggris lebih bagus, minimal tau pas orang inggris ucapkan dan terus ikut Acces di TDRMC setiap sabtu, ada kawan-kawan baru dan game-game nya seru dan bisa dipraktekkan dikelas saya di SMK.

Dan pada Akhirnya panggilan yang ditunggu-tunggu tiba. Saya mendapat panggilan wawancara di Sukma. Pakek Bahasa Inggris walaupun yang wawancaranya orang indonesia. Wawancara lancar, karena tiap minggu  3 hari selalu melatih bahasa inggris di Acces, English Lovers di Sigli di Chek Mahdi setiap Selasa dan Kamis sore habis Asar dan film sangat membantu kita untuk Pronouciation dan listening. Dan sudah dua minggu saya mengajar di Sukma Pidie. Semoga Selalu disini.

Kerja apa saja yang penting halal


Sukma adalah sekolah yang menerapkan 5 S. Senyum, Sapa, Salam, sopan Santun. Jadi murid-muridnya akan semua tersenyum pada kita, dan menyapa bagi yang kenal akan memanggil nama, yang tak kenal akan tanya bapak siapa, ngajar apa dan kenapa belum ada mertua padahal sudah tua.

Lalu semua siswa belajar dengan penuh semangat   dan semua game yang diterapkan di Acces, bisa dipraktekkan disini. Akhirnya saya bisa menemukan diri saya, semua yang dipersiapkan dua hari sebelum hari H mengajar. Bisa teraplikasi dengan baik di kelas.

Jadi doa ibu sangat bahaya. Semoga ibu untuk anak-anak saya segera tahu kabar gembira ini.. #eh



Tuesday, February 14, 2017

Verbal Idioms Yang Harus Diketahui Untuk Menghadapi Tes TOEFL

Tes TOEFL memiliki banyak variasi soal dan diantaranya menggunakan kata-kata idiom. Pada artikel kali ini kita akan membuat daftar panjang tentang Verbal Idioms. Apa itu Verbal Idioms? Verbal Idioms adalah sekelompok kata-kata yang terdiri dari kata kerja yang mana memiliki arti yang berbeda dengan arti asli dari tiap-tiap kata tersebut. Kelompok kata-kata tersebut terdiri dari dua kata atau tiga kata.


Verbal Idioms kemungkinan besar jarang muncul pada test structure atau reading, namun lebih sering muncul pada bagian Listening. Seperti yang kita ketahui idioms memiliki makna berbeda dari makna kata aslinya, sehingga sulit bagi menebak-nebak artinya jika kita tidak mengetahuinya. Oleh karena itu kita perlu mempelajari nya. Berikut adalah Verbal Idioms yang harus kita ketahui untuk menghadapi tes TOEFL.

Sumber Photo: pexels.com

Break off: Berakhir / Mengakhiri. Verbal idiom ini biasa digunakan yang berkaitan dengan relation (hubungan) antar satu subjek dengan subjek lain. Contoh antar negara A dan B.

Bring up: Membesarkan (raise) / Mengemukakan (initiate).

Call on: Meminta (ask) / Mampir atau Mengunjungi (visit).

Care for: Menjaga atau Merawat / Suka (like).

Check out: Meminjam buku (di pustaka) / Memeriksa (investigate).

Check out of: Meninggalkan (leave)

Check (up) on: Memeriksa (investigate).

Close in on: Mendekati / Dekat

Come along with: Bersama / Menemani (accompany).

Come down with: Menderita penyakit /Menjadi sakit (become ill with).

Count on: Mengandalkan / Berharap.

Do away with: Menghilangkan (eliminate) / Menyingkirkan.

Draw up: Menulis / Merancang / Menyusun (draft).

Drop out of: Keluar (quit) / Mengundurkan diri dari (withdraw from).

Figure out: Memecahkan masalah (solve) / Mengerti (understand) / Menguraikan (decipher) / Menterjemahkan (interprete).

Find out: Menemukan (discover).

Get by: Melewati (manage to survive).

Get through: Selesai, menyelesaikan (finish) / Melewati, (manage to communicate), e.g.: It is difficult to get through to someone who doesn't understand your language(p.216).

Get up: Bangun, tumbuh (arise) / Organisir (organize).

Give up: Berhenti (cease) / Menyerah.

Go along with: Setuju (agree).

Hold on to: Genggaman (grasp) / Memelihara (maintain).

Hold up: Menodong / Mengacungkan.

Keep on: Lanjutkan (continue).

Look after: Menjaga (care for)

Look into: Mencari tahu (investigate)

Pass out / Hand out: Membagikan, menyalurkan (distribute).

Pass out: Pingsan (faint).

Point out: Memilih (select, choose).

Put off: Menunda (post pone).

Run across: Menemukan (discover).

Run into: Berjumpa tanpa sengaja.

See about: Mempertimbangkan (consider) / Menghadiri (attend to).

Take off: Terbang (pesawat).

Take over for:  Menggantikan (subtitute for).

Talk over: Mendiskusikan (discuss)

Try out: Tes (Ujian) / Audisi untuk pertujukan drama/music.

Turn in: Mengumpulkan, mengajukan, menyerahkan (submit) / Pergi tidur (go to bed).

Watch out for: Hati-hati, sinyal tanda bahaya, aba-aba, waspada.

Nah itu dia Verbal idioms yang harus kita ketahui untuk menghadapi tes TOEFL. Semoga bermanfaat.


Referensi:
Pyle, M.A., & Munoz, M. E. (1982) Cliff TOEFL Preparation Guide. Jhon Wiley & Sons, New York.

Saturday, February 4, 2017

TOEFL: Teacher's Dilemma

Test of English as Foreign Language atau disingkat dengan TOEFL merupakan test bahasa Inggris bagi kita yang memperlakukan bahasa Inggris sebagai bahasa asing. Awalnya test TOEFL di peruntukkan bagi mahasiswa luar negeri yang bukan penutur bahasa Inggris dan berkeinginan masuk kuliah di Amerika Serikat (U.S.). Agar bisa diterima di kampus U.S., mereka menetapkan standard kelulusan dengan skor TOEFL yang rata-rata 500 keatas (sekarang).

Tidak heran jika banyak perguruan tinggi men-syarat-kan mahasiswa memiliki nilai TOEFL. Dari beberapa perguruan tinggi di Indonesia, ada di antaranya yang meng-haruskan calon mahasiswa memiliki nilai TOEFL yang sudah ditetapkan untuk mendaftar di kampus tersebut. Di lain sisi ada beberapa perguruan tinggi yang tidak men-syarat-kan nilai TOEFL untuk masuk perguruan tinggi, namun untuk salah satu syarat naik sidang skripsi atau thesis, mahasiswa/i tersebut harus memiliki nilai TOEF yang sudah di tetapkan nilai standard-nya.

Nilai standard TOEFL yang di tetapkan oleh perguruan tinggi berbeda-beda dari satu universitas ke universitas lainnya. Disamping itu, dari berbagai fakultas pun berbeda-beda dalam menetapkan skor TOEFL yang memenuhi syarat untuk naik sidang. Pada umumnya skor TOEFL 470 keatas sudah memenuhi syarat. Akan tetapi nilai 470 ini bukanlah nilai yang gampang ntuk diraih bagi sebagian besar mahasiswa, terutama di Aceh.

Teacher's Dilemma

Bagi sebagian mahasiswa (atau 'mahasisa'), jangankan 470, mendapatkan 450 saja sudah belajar 'jungkir balik', konon lagi 470. Kebanyakan dari mereka adalah mahasiswa yang mengikuti test TOEFL tanpa mempersiapkan diri terlebih dahulu. Maksudnya adalah belajar memahami apa itu test TOEFL, bagaimana ciri-ciri soal TOEFL, berapa jumlah soal nya, mengerjakan soal-soal TOEFL secara otodidak maupun bergroup, dan lain sebagainnya. Lalu di saat sudah berkali-kali mengikuti tes TOEFL, barulah sadar untuk mengikuti kursus atau minimal mencari guru private untuk belajar TOEFL dengan serius.

Sumber Photo: pixabay.com

Disaat mengikuti kursus, baik jangka panjang maupun jangka yang singkat, seorang guru atau instructor atau dosen yang membimbing si mahasiswa harus mengetahui benar seberapa jauh kemampuan si anak didiknya itu. Diharapkan si mahasiswa memiliki kemampuan dasar-dasar dari bahasa Inggris, baik itu dari vocabulary nya, struktur kalimat, dan membaca nya. Namun apa yang sering kami jumpai di lapangan justru mahasiswa nya tidak memiliki kemampuan tersebut. Jangan kan suruh baca satu paragraph, huruf-huruf dalam bahasa Inggrispun tidak bisa. Kalau pun bisa angka-angka, maka cuma sampai 10 selebih daripada itu sudah mulai kacau. Memiliki anak didik seperti ini akan memusingkan instruktur/dosen/guru yang membimbing nya.

Hal tersebut lah yang sering terjadi di lapangan. Kami suka dilemma sendiri dikarenakan bahan ajar TOEFL sangat tinggi, cocok untuk pelajar level advance, sedangkan kemampuan mahasiswa nya hanya level basic. Sehingga di kelas kami sering mengajarkan hal-hal yang mendasar ketimbanng membahas tentang TOEFL. Dan pada akhirnya pun kami (beberapa istruktur TOEFL di Banda Aceh) sering sekali sepakat bahwa mahasiswa dengan kemampuan seperti basic harus mengikuti kelas basic pula. Tapi itu hanya sebuah khayalan. Kenapa? karena mahasiswa nya terdesak harus segera memiliki nilai TOEFL yang sudah di tentukan skor minimum nya agar bisa bisa naik sidang, jika tidak maka ia di D.O., itulah mahasiswa yang kami sebut dengan 'mahasisa'.

Dengan fenomena seperti itu, kami pun kebingungan dalam menyampaikan materi. Kebanyakan materi dari TOEFL saling berkaitan dari satu soal ke soal lainnya. Misalnya pada soal no.1 berkenaan dengan present tense, lalu di soal no. 2 berkenaan dengan past tense, lalu soal no. 3 berkenaan dengan kalimat passive dalam bentuk past tense. Menuntut kita untuk bekerja super keras untuk menyampaikan materi yang rumit namun dengan cara yang super simple. Dan mahasiswanya masih geleng-geleng aja tidak memahami apa yang kita sampaikan. Akhirnya teacher's dilemma.

Sebenarnya gak perlu harus pusing. Hanya cukup mengajarkan, bisa gak bisa itu terserah kepada murid. Betul tidak? Akan tetapi, kita sebagai instruktur TOEFL tidak merasa puas jika anak didik kami tidak mendapatkan ilmu apapun yang kami sampaikan.

Standard Kelulusan.

Seperti yang sudah kita bahas diatas syarat untuk naik sidang harus memiliki nial skor TOEFL yang telah di tetapkan. Berbeda jurusan/fakultas, bereda pula skor nya. Yang menjadi dilemma tersendiri bagi kami adalah mahasiswa katakan lah dari fakultas Ushuluddin, dimana keseharian mereka hanya banyak membaca dalam bahasa Indonesia atau dalam bahasa Arab. Jika ada, pasti hanya sedikit dari bahan yang berhasa Inggris. Lalu standard kelulusan TOEFL bagi mereka hingga 470 yang mana hal itu tidak mudah. Sejauh ini kami percaya bahwa bahasa Inggris adalah bahasa yang penting saat ini, dan nilai TOEFL juga sangat penting. Tapi jika untuk fakultas atau jurusan yang tidak belajar tentang bahasa Inggris lalu standard kelulusan nya segitu, kita rasa kurang fair. Iya benar dengan berdalihkan untuk peningkatan mutu, makanya nilai standard nya begitu. Tapi wait, sampai saat ini saya pribadi belum pernah membaca sebuah penelitian terhadap tinggi nya nilai TOEFL berdanding lurus dengan kecerdasan seseorang. Jika ada pembaca di sini yang pernah membaca penelitian tersebut mohon di share ke kami via komentar maupun via form contact.

Sejauh ini tolok ukur nilai TOEFL menjadi hal yang di banggakan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Hal ini hasil diskusi dengan banyak kolega-kolega dan beberapa dosen lainnya. Saya setuju dengan hal tersebut, akan tetapi kita telah menjadi penjaga gerbang yang sangat hitam. Jika mereka tidak mendapat kan skor TOEFL sesuai dengan standard kelulusannya maka tidak akan ada jalan keluar lain. Fenomena ini sungguh sangat disayangkan. Lagi-lagi saya mengingatkan bahwa ini pendapat pribadi. Karena ada banyak mahasiswa di luar sana yang tidak bisa bahasa Inggris, namun sangat jenius. Kita telah mematikan 'karir' nya untuk terus maju, hanya karena bahasa asing 'itu'. Contoh kasus Albert Einstein.

Namun apa yang terjadi dilapangan, tes TOEFL sudah semacam 'bisnis', yang mana setiap tahunnya mahasiswa berbondong-bondong mengikuti tes TOEFL. Jika gagal, maka ia akan ikut lagi. Jika gagal maka ia akan ikut lagi dan lagi. Dan jika masih gagal, maka ia tetap harus ikut lagi lagi lagi dan lagi hingga ia pun kebingungan mencari uang kemana lagi agar bisa membayar pendaftaran ikut TOEFL. Miris memang, tapi ini lah yang terjadi di lapangan, banyak mahasiswa yang stress berat hanya gara-gara 'si monster itu'. Maka daripada itu, kita setidaknya bisa mempertanyakan niat tes TOEFL itu bagi negeri ini sebenarnya apa? Ada baiknya standard kelulusan itu tidak perlu di paksakan kepada beberapa fakultas dan jurusan yang memang tidak mempelajari bahasa Inggris secara mendalam. Dengan begitu mereka tetap bisa mengejar impian mereka.

Sekian artikel kali ini tentang dillema seorang instruktur TOEFL. Sekali lagi ini hanyalah opini pribadi, pembaca bisa memiliki pendapat yang berbeda. Silakan meninggalkan pesan atau memebri masukan. Thank you for reading.

Wednesday, February 1, 2017

List Irregular Verb


Tuesday, January 31, 2017

Cara Mengajar Alphabet Bahasa Inggris Menyenangkan

Mengajar alphabet merupakan hal pertama yang diajarkan kepada anak murid, baik bahasa ibu kita maupun bahasa Asing. Cara yang paling mudah adalah dengan cara menghafal satu per satu huruf alphabet, dimulai dari A hingga Z. Setiap guru bahasa Inggris pasti memiliki cara sendiri untuk mengajarkan huruf alphabet ke anak muridnya. Pada artikel kali ini kita akan membahas bagaimana cara mengajar alphabet bahasa Inggris menyenangkan.

1. Menggunakan Nyanyian.

Kebanyakan guru pasti masih menggunakan cara tradisional yaitu dengan menggunakan nyanyian. Dimulai dari E, Bi, Si, Di, hingga Zet. Hal ini bisa kita lihat dari banyaknya video yang tersedia di You Tube.

2. Menggunakan Papan Tulis/White Board.

Pertama-tama yang harus kita persiapkan adalah menuliskan semua huruf alphabet mulai dari A hingga Z secara acak maupun beraturan dan dengan jarak berkisar 10 cm dari tiap huruf nya. Setelah selesai menuliskannya, ajak murid-murid untuk mengulang tiap-tiap huruf yang kita bacakan. Sambil dibacakan, tunjuk tiap-tiap huruf nya dengan menggunakan spidol atau kapur atau rol. Setelah mengulang membacanya bersama-sama anak murid sampai mungkin 3 kali, dan merasa mereka sudah bisa, mari kita ketahap selanjutnya. Tahap selanjutnya agar mengajar alphabet lebih menyenangkan, pastikan mereka paham benar bunyi huruf A, E, I, H, G, J, W, dan Y karena huruf-huruf ini sulit bagi pemula. Setelah mereka yakin bisa, saat nya memodifikasi kegiatan belajarnya.

Sumber Photo: pexels.com
Pertama tunjuk satu huruf mana saja dan pinta anak murid untuk membacanya. Lalu, tunjuk satu huruf lainnya secara acak dan tangan kita satunya lagi segera menghapus huruf yang barusan mereka ucapkan. Contoh, pertama kita menunjuk huruf A, mereke membacanya, lalu kita menunjuk huru P, lalu di saat bersamaan dengan anak murid membaca huruf P kita langsung menghapus huruf A. Kemudian kembali lagi ke huruf A yang barusan kita hapus, mereka juga tetap harus membaca huruf A. Kemudian kita berpindah ke huruf lain nya, dan hapus huruf P, dan begitu terus hingga mereka benar-benar tau posisi tiap-tiap huruf walaupun sudha kita hapus. Lalukan agak sedikit cepat agar menarik. Tentunya akan mengundang tawa dan sangat mengasyikkan. Kegiatan ini sangat saya rekomendasikan untuk diterapkan, bahkan bagi mereka yang sudah level advance sekalipun pasti akan kewalahan.

3. Menggunakan Kartu.

Sebelum bermain alphabet ini, ada baiknya pastikan anak murid sudah mengetahui semua lafal dari huruf-huruf alphabet. Baik sekarang kita mulai menjelaskan, buat lah kartu alphabet sendiri atau mungkin bisa beli di toko buku. Kartu yang saya maksud disini adalah kartu sejenis kartu UNO, dimana setiap kartu akan memiliki satu huruf alphabet dari A hingga Z. Kemudian persiapkan satu meja besar (meja guru juga boleh) dan letakkan di tengah kelas atau di depan kelas pun OK. Lalu ajak semua anak murid yang ada untuk berdiri melingkar disamping meja. Nah setelah persiapan ini komplit, barulah kita bisa memulai nya.

Pertama, guru memberikan satu huruf kepada anak murid di sebelah kanan nya (murid A) dengan cara mengucapkan huruf nya besar-besar dan ia menutup kartu tersebut diatas meja tepat di depan anak murid sebelah kanan. Lalu anak murid di sebelah kanan mengambil kartu yang tertutup di depannya dan mengucapkannya besar-besar pula dan menutupkan lagi kartu tersebut di meja  tepat depan temannya (murid B) di sebelah kanan. Nah saat anak murid A tadi mengambil kartu yang kita beri, kita pun sebagai guru harus mengambil kartu lainnya dan mengucapkan huruf yang ada, sehingga guru dan anak murid A akan mengucapkan satu huruf alphabet yang berbeda secara serentak. Disaat murid B mengambil kartunya dan mengucapkannya, guru dan murid A juga serentak mengucapkan huruf alphabet yang baru. Dan begitu seterusnya hingga kartu yang berada di tangan guru akan habis dan berada di masing-masing anak murid dan terus melingkar hingga suara menjadi sangat ribut. Ingat, kegiatan ini melatih anak murid untuk tetap fokus kepada huruf yang ia dapatkan bukan yang ia dengan dari kiri maupun kanannya.

4. Membaca secara terbalik.

Hampir mirip dengan cara pada no. 2 diatas, namun kali ini kita tidak menghapus huruf-huruf nya. Namun kita harus menuliskan alphabet nya secara berurutan. Kemudian sambil menunjuk ke huruf Z, ajak murid untuk mengucapkan nya bersama-sama hingga huruf A. Jadi kita menglafalkan huruf-huruf alphabet tersebut dimulai dari Z, Y, X hingga huruf A. Susah bukan? Silakan di praktek kan.

5. Menglafalkan alphabet pada sebuah kata.

Cara yang satu ini menurut saya sangat efektif untuk latihan, baik itu untuk level basic maupun intermediate. Misalnya kita menuliskan kata PYRAMIDS di papan tulis, lalu kita meminta anak murid untuk menglafalkan huruf-huruf pada kata pyramids tersebut. Dan ini bisa di pakai untuk spelling name juga. Misalnya ada seseorang yang bernama CUT PUTRI INTAN SHANTI APRILITA, nah ia nya pasti nyerah untuk menglafalkan huruf-huruf dari namanya ^_^. Tapi anyway, semua anak murid bisa menglafalkan semua huruf-huruf pada nama mereka. Sehingga kita pun bisa mengevaluasi sejauh mana kemampuan spelling alphabet anak murid kita.

Nah itu dia ke-5 cara mengajar alphabet bahasa Inggris menyenangkan. Semoga memberi inspirasi agar pembelajaran alphabet lebih menyenangkan. Sekian, semoga bermanfaat.

Monday, January 30, 2017

10 Proverbs Motivasi Dalam Bahasa Inggris

Apa itu proverbs?

Pernah dengar istilah pribahasa? Dalam setiap bahasa pasti memiliki pribahasa. Nah pribahasa dalam bahasa inggris disebut dengan istilah proverbs. Salah satu contoh pribahasa dalam bahasa Indonesia adalah "tong kosong nyaring bunyinya", maknanya adalah orang yang tidak memiliki ilmu banyak bicaranya.

Pada artikel kali ini kita akan membahas 10 proverbs motivasi dalam bahasa Inggris agar kita termotivasi untuk mengubah diri kearah yang lebih baik. Tidak ada salah nya kita mengambil beberapa pelajaran penting dari pribahasa bahasa Inggris. Berikut 10 proverbs motivasi dalam bahasa Inggris.

1. Never put off till tomorrow what you can do today.

Artinya kurang lebih seperti ini "Jangan menunda apa yang bisa kamu lakukan hari ini sesuatu hingga esok hari". Banyak pengalaman bahwa menunda-menunda suatu pekerjaan hingga esok akan membuat seseorang itu menjadi malas untuk mengerjakan keesokan hari nya, dan ditambah lagi besok hari nya ada pekerjaan tambahan sehingga kita harus melakukan pekerjaan dua kali lipat. Ada baiknya kita melakukan apa yang bisa kita lakukan hari ini tanpa menundanya. Apakah kalian suka menunda sesuatu? why not do it now?

Sumber Photo: pexels.com

2. Failure is not misfortune.

Jika kita mengalami kegagalan, itu merupakan hal yang normal. Arti pribahasa diatas kurang lebih  adalah "Kegagalan bukanlah kemalangan". Setiap orang di dunia ini pasti pernah mengalami kegagalan. Namun perlu sikap positif dari kita dalam menyikapi kegagalan. Dari kegagalan kita telah menemukan sebuah jalan menuju kesuksesan. Banyak orang yang bilang bahwa kegagalan adalah kesuksesan yang tertunda.

3. A little is better than none.

"Sedikit lebih baik daripada tidak sama sekali" begitulah kira-kira artinya. Bersyukur dengan apa yang kita miliki merupakan sifat positif yang bagus. Terkadang kita jarang berfikir bahwa banyak orang di luar sana yang tidak memiliki kesehatan, makanan, uang, atau tempat berteduh seperti yang kita miliki saat ini. Ada diantara mereka masih di luar sana, mungkin tidur di bawah jembatan, atau di halte terminal dengan berselimutkan karung beras. Atau ada yang sama sekali belum makan apa-apa seharian. Dan masih banyak lagi hal-hal di luar sana yang kita tidak ketahui, dan harus kita ketahui agar kita bisa men-syukuri terhadap apa yang kita dapatkan hari ini dan esok hari walaupun sedikit.

4. A friend in need is a friend indeed.

Pribahasa ini sering di ucapkan oleh anak muda jaman sekarang. Teman sejati adalah teman yang ada di kala senang dan duka begitulah kira-kira artinya. Terkadang banyak teman yang hanya hadir saat kita senang, namun di saat kita di rundung masalah/kesedihan, ia nya menghilang entah kemana. Sebenarnya tidak sulit mencari teman sejati, yang hanya kita perlu terapkan adalah kita pun menjaga silaturrahmi dengan teman kita baik itu di kala ia senang maupun di kala ia menghadapi duka.

5. Practice makes perfect.

Berlatih membuat sempurna. Nah proverbs yang satu ini harus sering-sering kita ucapkan. Apa pasalnya harus di ucapkan setiap hari? Karena kita sedang belajar termasuk belajar bahasa Inggris, tidak jarang seseorang akan down (jadi teringat lagu don't let me down- down down down :D). Apalagi jika ada kawan yang meremehkan kita "untuk apa belajar bahasa Inggris? gak ada guna juga? (Sambil tertawa)" atau meremehkan kita "Eleeeh belajar bahasa Inggris, tinggal di gunung." So permasalahannya bukan kita tinggal digunung sehingga kita tidak bisa, atau juga karena kawan kita, kita berlatih setiap hari agar kita bisa. Itu saja, gak perlu banyak cing-cong, keep do it, yes do it. Udah kerjain PR nya? Udah belajar hari ini? go go go...

6. Kill two birds with one stone.

Membunuh 2 burung dengan satu batu. Memiliki 2 target atau impian, tapi sekali kerja untuk mendapatkannya. Terkadang kita memiliki dua impian dan disaat bersamaan kita berusaha untuk mendapatkan kedua impian tersebut dengan sekali usaha. Pernah?

7. United we stand, divided we fall.

Bersatu kita teguh, runtuh kita cerai lagi #eeH maksudnya bercerai kita runtuh. Pribahasa yang satu ini sering di ucapkan dalam sebuah kelompok yang ingin bersatu dan menyelesaikan suatu masalah. Jika kita menghadapi suatu masalah/pekerjaan dengan bersama-sama maka akan ringan. Sebaliknya jika kita menghadapi masalah/pekerjaan sendiri, maka kita akan mengalami kesulitan.


8. Where there is a will, there is a way.

Arti dari proverb ini adalah "dimana ada kemauan, disitu ada jalan". Saat kita belajar mata pelajaran apapun sering kita jumpai kesulitan. Kita memang harus mengetahui apa yang kita sukai dan di mata pelajaran apa kita yang lebih menonjol. Namun banyak sekali pelajaran-pelajaran yang kita tidak sukai dan kita tidak bisa, contoh mata pelajaran matematika. Banyak yang tidak menyukai matematika, namun bukan berarti kita berhenti itu belajar, karena matematikan sangat bermanfaat buat kehidupan kita. Persis seperti mata pelajaran matematika, bahasa Inggris pun banyak yang tidak menyukai nya. Terutama kalau di Aceh, banyak hambatan sana-sini. Tapi yang namanya orang sukse tidak akan pernah mengucapkan alasan ini itu, ia nya akan menemukan cara terbaik untuk menggapai sukses. Oleh karenanya Where there is a will, there is a way ini sangat cocok bagi kita yang malas-malasan dalam mempelajari bahasa asing, terutama bahasa Inggris. Temukan cara mu sendiri dalam mempelajari bahasa Inggris.

                          Cara Fokus Belajar Bahasa Inggris di Era Digitalisasi

9. There is no rose without a thorn.

Tidak ada yang sempurna. semua orang pasti memiliki sisi negative. Namun yang harus kita sikapi disini adalah walaupun kita memiliki sisi negatif, maka perbaikilah ke arah yang lebih baik. Dan maaf kan lah diri sendiri atas kesalahan-kesalahan terdahulu, berilah penghargaan atas perbaikan-perbaikan yang kita lakukan agar kita bisa menghargai diri sendiri. Berjiwa besar-lah. Dalam mempelajari suatu bahasa asing, kita pun akan sering melakukan kesalahan, baik itu dari segi pengucapannya, penulisan nya, maupun sktuktur bahasanya. Walaupun demikian, ketahuilah bahwa setelah melewati banyak kesalahan yang telah kita lakukan, akan membawa kita kepada kesuksesan.


10. One is never too old to learn.

"Seseorang tidak akan pernah terlambat/terlalu tua dalam belajar" demikianlah kira-kira artinya. Banyak mahasiswa yang terlambat menyadari bahwa bahasa Inggris itu sangat penting. Aceh sendiri, ada beberapa universitas yang mewajibkan mahasiswa tingkat akhir untuk memiliki nilai TOEFL dengan standar nilai yang telah di tentukan. Banyak yang gagal setelah test TOEFL, bahkan ada yang sudah mengikuti test TOEFL lebih dari 10 kali (pengalaman anak murid). Sungguh, sebenarnya tidak ada kata terlambat dalam belajar. Yang ada cuma kemauan keras kita untuk bisa. Bangunkanlah sifat positif kita, jangan pernah bilang "tidak bisa" berkali-kali. Teruslah belajar.


Nah itu dia 10 proverbs motivasi dalam bahasa Inggris untuk kita semua. Semoga kita bisa mengambil banyak manfaat dari proverbs bahasa Inggris diatas. Sang kiranya ada manfaat, silakan di share, namun sang kiranya ada yang kurang silakan di komen. Thank you for reading.