Thursday, November 24, 2016

Tips Menghadapi Tes TOEFL [Planning]

Jika teman-teman sedang membaca postingan ini, berarti sudah bisa di pastikan bahwa kalian sedang mencari trik dan tips jitu dalam menghadapi tes TOEFL. Berikut ini kita akan membahas beberapa hal yang harus di persiapkan dalam mengikuti tes TOEFL.

Menurut Pamela J. Sharpe di dalam buku nya Practice Exercises for the Test of English as a Foreign Language (TOEFL) dia menyarankan untuk melakukan latihan-latihan dengan mengerjakan soal-soal TOEFL selama 10 minggu.

(1) Sepuluh minggu persiapan menghadapi TOEFL


Memang bukan waktu yang pendek, namun dengan waktu yang lebih dari 2 bulan itu memberikan kita peluang untuk belajar banyak tentang strategi-strategi dalam menjawab soal TOEFL nanti nya. Pamela menyarankan kita untuk berlatih mengerjakan soal dengan formasi seperti ini:
   
      Hari ke-1 dan ke-4 : mengerjakan soal-soal berkenaan dengan Listening TOEFL.
      Hari ke-2 dan ke-5 : mengerjakan soal-soal berkenaan dengan Structure TOEFL(Grammar).
      Hari ke-3 dan ke-6 : mengerjakan soal-soal berkenaan dengan Reading TOEFL.
      Hari ke-7              : review semua soal yang sudah di kerjakan dalam seminggu itu.

      Dari formasi perencanaan hari diatas, maka dapat di pastikan kita akan belajar banyak trik dan tips dalam menghadapi TOEFL. Lakukanlah latihan-latihan seperti jadwal di atas selama 10 minggu. Untuk durasi belajarnya, silakan di sesuai kan. Ada baiknya kerjakan 10 sampai 20 soal perhari nya, sehingga kita terbiasa dengan soal-soal TOEFL. Perlu digaris bawahi bahwa ini kita harus menghormati proses.  Kita harus sabar dalam mempersiapkan diri kita agar siap menghadapi TOEFL.

Sumber Photo: pexels.com

(2) Waktu belajar sesuai dengan keinginan


      Tidak bisa di pungkiri bahwa ada mahasiswa yang suka SKS (Sistem kebut semalam) untuk mempersiapkan diri menghadapi TOEFL. Atau mungkin bagi kita-kita yang sedikit sibuk karena harus belajar mata kuliah yang lain, atau sibuk dengan kerja, maka tidak ada salah nya juga mempersiapkan diri kita. Gunakan sistem belajar pada no. (1) diatas, namun singkatkan hari nya dan tambah soal yang harus di kerjakan saat latihan. Atau kalian bisa juga berfokus kepada salah satu skill yang kalian rasa sangat lemah. Misalnya kita agak sedikit lemah pada Listening, maka kita harus fokus kepada Listening. Berlatihlah lebih extra pada skill yang kalian anggap lemah.

(3) Saran untuk persiapan tes TOEFL


      Pamela menyarankan 3 hal dalam mempersiapkan diri menghadapi "si monster" yang bernama TOEFL. Pertama, Tingkatkan kemampuan Listening, Structure, Writing ability, dan Reading. Score kalian akan meningkat, karena kalau kalian mengasah kemampuan Listening dan Reading, maka kalian akan mampu mengapplikasikan skill kalian saat menjawab soal (terlepas dari is soal nya). Dan lebih lagi jika kita belajar Structure kita belajar system yang lebih kecil yang mana hampir semua ilmu yang kalian pelajari akan keluar pada tes TOEFL.

      Yang kedua, habiskan lah sekitaran satu jam sehari dan setiap hari untuk belajar TOEFL. Hal itu lebih efektif ketimbang kita belajar seminggu sekali dan menghabiskan waktu 7 jam dalam sehari saja. Pamela menyebutkan bahwa menurut penelitian bahwa belajar sedikit setiap hari lebih baik hasil yang di dapatkan.

      Yang terakhir, Jangan menghafal soal yang telah kalian kerjakan. Soal yang telah kalian kerjakan pada saat latihan/belajar tidak akan muncul di tes TOEFL. Namun setiap ilmu yang kalian pelajari saat belajar TOEFL akan berguna dan membantu kalian dalam menjawab soal-soal TOEFL dengan benar. Pada intinya kenapa kita harus mempersiapkan diri untuk menghadapi TOEFL adalah untuk membekali diri kita dengan skill. Ibaratnya sebuah pisau, jika diasah setiap hari, maka dia akan tajam dan bisa membelah/memotong benda-benda dengan lebih baik. Kebayang kan jika sebuah pisau tidak pernah di asah? bahkan untuk membelah apel sekali pun tidak mampu.


(4) Saran untuk sukses.


      Pola pikir kalian akan mempengaruhi kesuksesan kalian pada tes TOEFL. Kebanyakan mahasiswa sudah pesimis bahwa dia tidak bisa. Justru sikap kalian yang meremehkan diri sendiri lah yang membuat kalian tidak kberhasil. Bangun lah sikap positif selalu dalam mempersiapkan diri menghadapi TOEFL. Pamela memberikan beberapa kalimat yang ada baik nya kita hafalkan:

     "I know more today than I did yesterday
       I am preparing
       I will succeed"

      Memang benar, rasa panik dan takut datang melanda kita saat mengikuti tes TOEFL. Gunakanlah rasa itu untuk berjuang lebih baik. Dan hindari lah orang-orang yang selalu berpikiran negatif. Selalu bangun kan positif mu. Hafalkan mantra diatas, semoga bermanfaat. Oh ya satu lagi, bismillah.

Sekian artikel kita kali ini mengenai tips menghadapi tes TOEFL. Semoga memberi manfaat dan teman-teman sekalian mendapatkan score TOEFL yang di targetkan. Amin.


Baru belajar menulis blog dengan serius di tahun ini. Semoga tulisan yang saya persembahkan bisa di ambil manfaat nya terutama dalam pembelajaran dan pengajaran bahasa Inggris. 

2 comments

keren nih bloggernya:D iklan lazada, sukses mas:) di tunggu kunjungan ballknya

:D sembari-sembari mbak :D sip akan berkunjung balik.


EmoticonEmoticon