Tuesday, December 13, 2016

Belajar Bahasa Inggris #3


Bagi sebagian orang, belajar bahasa Inggris sangat lah menyenangkan dan bersemangat dalam mengikuti pelajaran. Di sisi lain, ada sebagian orang yang tidak menyukai bahasa Inggris. Bahkan mendengar bahasa Inggris itu saja, mereka suka mengutuk nya, seperti “alaaaaaaaaah apa itu bahasa kafir”, atau “bahasa kafir tuh pun di pelajari, entah apa”. Kita akan membahas tentang itu di lain postingan. Untuk saat ini kita lupakan itu dulu, kita harus bisa membangun positif thinking, selalu.  Agar kita bisa mendapatkan kesuksesan, insyaAllah.

Sumber Foto: pexels.com
Seperti yang sudah dibahas di catatan “Belajar Bahasa Inggris #1”, banyak mahasiswa yang bertanya bagaimana pola saya belajar bahasa Inggris, dan ada pula yang bersikeras ingin bisa berbicara bahasa inggris setelah saya mengajari mereka. Namun tidak semudah membalikkan telapak tangan. Tentunya ikhtiar dan sabar dalam proses belajar bahasa Inggris adalah kuncinya.

Ada beberapa trik memang yang bisa diterapkan saat belajar bahasa Inggris. Tapi sebelum nya saya mau bilang, saya bersemangat dan suka belajar bahasa Inggris karena pernah masuk kursus dan guru sangat jelas dalam memberikan materi, inti nya belajar mulai dari membaca a,b,c, sampe z. Dari situ saya banyak ‘merekam’ kosakata-kosakata dalam bahasa Inggris.

Gimana cara nya? Ada 2 kali pertemuan dengan beliau dalam seminggu; Rabu dan Sabtu. Setiap 15 menit waktu mau habis, beliau suka sekali buat game; baik itu tebak-tebak kata, bisik-bisik, sambung-sambung kata dan game-game sederhana lainnya. Karena bermain game sudah menjadi bagian dari aktivitas di dalam kurus tersebut, maka dari situ banyak sekali vocabulary yang saya ingat tanpa menghafal. Saya akan bad-mood jika guru kami tidak mau main game saat kami ikut kursus sehari aja.

Setelah sebulan mengikuti kursus, saya mencoba membuat list vocabulary yang saya ingat. Di selembar kertas saya mulai menuliskankan, dimulai dari angka, nama binatang, nama pekerjaan, nama-nama benda, beberapa nama-nama bunga, dan sedikit kata kerja dan kata sifat.

Alhasil tanpa disadari kosa kata yang ter-list barusan sudah mencapai angka seratus dan masih bisa lebih. Saya lupa tepatnya berapa kata. Itu hasil sebulanan. Di bulan ketiga, saya  mencoba lagi membuatkan daftar kosakata. Alhamdulillah lebih dari 200 vocab saat ini. Kemudian saya pun tidak membuat daftar kosakata-kosakata lagi.

Setelah 2 tahun mengumpulkan vocabulary bahasa Inggris, saya sudah mulai jenuh dengan bahasa Inggris. Seharusnya, pada tahap ini saya sudah mulai bisa ngomong sedikit-sedikit, tapi saya justru belum bisa sama sekali. Ini penyebab nya adalah kurang latihan berbicara bahasa Inggris. Saran saya bagi semua yang baca dan ingin bisa berbicara bahasa Inggris, pada tahap ini perbanyaklah berkomunikasi dengan orang asing. Berikut caranya:

(1) Menggunakan Social Media

     Saat ini kita sudah kebanjiran sosial media. Tidak perlu di sebutkan satu persatu lagi, facebook salah satu yang paling powerful. Nah di situ kita bisa mencari teman dari luar negeri. Cari group belajar bahasa Inggris dan bergabung di group-group belajar bahasa Inggris, khusus nya dari luar negeri. Berkenalan lah, gunakanlah percakapan yang pernah kita pelajari saat di sekolah. InsyaALLAH akan meningkatkan kemampuan berbicara bahasa Inggris kita.

(2) Menggunakan E-mail.

    Dulu saya menggunakan e-mail untuk melatih saya berbicara bahasa Inggris. Kebetulan saat Tsunami di Aceh banyak sekali orang asing yang datang dna banyak dari mereka yang memberikan e-mail pribadi mereka kepada kami. Dari situ saya memberanikan diri untuk ber e-mail ria dengan mereka menggunakan bahasa Inggris. Tentu nya banyak kendala karena kemampuan bahasa Inggris saya masih minim. Namun lama kelamaan, saya mulai terbiasa.

Selanjutnya kita akan membahas pola belajar bahasa Inggris dengan menggunakan videogames. Semoga teman-teman yang membaca ini bertambah semangat belajar bahasa Inggris. Share jika bermanfaat.

Baca juga: Videogames Untuk Meningkatkan Vocabulary Bahasa Inggris.

Baru belajar menulis blog dengan serius di tahun ini. Semoga tulisan yang saya persembahkan bisa di ambil manfaat nya terutama dalam pembelajaran dan pengajaran bahasa Inggris. 


EmoticonEmoticon