Monday, November 20, 2017

Methodology Pengumpulan Data Yang Umum Digunakan Pada Penelitian Qualitative Di Jurusan Applied Linguistics

Jika anda mendarat di web ini karena sedang buat thesis atau skripsi, maka anda mendarat di tempat yang tepat. Pada artikel kali ini kami akan merangkumkan beberapa teknik pengumpulan data yang umum digunakan pada penelitian qualitative di jurusan applied linguistics. Pada penelitian qualitative umumnya para peneliti menggunakan beberapa methodology dalam pengambilan data penelitian mereka. Hal itu bertujuan untuk mendapatkan hasil dari berbagai sudut pandang terhadap sebuah topik penelitian yang sedang di teliti.

Adapun pada artikel kali ini tentang teknik /methodology pengambilan data pada penelitian di jurusan applied lunguistic, kita hanya membahas 6 teknik dalam pengumpulan data yang lazimnya di gunakan dalam penelitian qualitative research (penelitian qualitative).

1. Observasi.


Observasi adalah kegiatan dimana peneliti mengamati secara hati-hati dan cermat terhadap kegiatan dari partisipan/responden. Observasi digunakan untuk mengumpulkan informasi tentang tingkah laku partisipan/responden yang mana bisa digunakan percakapan yang santai atau interview dalam keadaan formal dengan pertanyaan seperti pendapat/opini, keyakinan, dan nilai-nilai. Dalam hal ini ada dua jenis observasi:

a. Pengamat sepenuhnya (complete observers).


Tipe yang seperti ini kita sebagai peneliti tidak terlibat dalam hal pembelajaran, hanya fokus mengamati apa yang dikerjakan oleh participant. Ibaratnya seorang penonton (peneliti) yang sedang menonton pertandingan sepak bola (partisipan),
sehingga dapat di simpulkan bahwa observasi model yang satu ini memang murni mengamati tanpa ada ikut campur si peneliti.


b. Pengamat yang menjadi partisipan(participant observers).


Jenis observasi yang satu ini justru berlawanan dengan jenis yang diatas. Kali ini peneliti juga ikut bermain sepak bola bersama partisipan, namun tetap fokus mengamati apa yang ia lakukan dan pelajari.

Photo by Lukas from Pexels 

Untuk mendapatkan datanya, peneliti bisa mengambil catatan khusus yang mana ia sertakan pula pejelasan-penjelasan dan juga bisa diambil dari refleksi yang partisipan buat.

2. Interviews.


Interview adalah sebuah teknik pengumpulan data dengan cara menanyakan langsung kepada partisipan, biasanya interview dilakukan lebih formal. Pertanyaan-pertanyaannya pun bisa di desain sedemikian rupa agar mendapat kan respon/jawaban/informasi yang spesific. Pertanyaan-pertanyaan
dalam interview bisa juga bersifat sedikit bebas, tujuannya adalah agar partisipan memberikan  informasi yang lebih sehingga data yang kita dapatkan pun lebih kaya dan natural.


3. Open-response item on questionnaires


Teknik open-response questionnaires ini menuntut partisipan untuk mengisi pertanyaan dengan menjawab nya di kertas atau online survey. Berbeda dengan questionnaire biasa yang mana partisipan hanya memilih pilihan jawab yang tersedia (seperti linkert system), pada teknik yang satu ini memang mengharuskan partisipan untuk memberikan jawaban yang mungkin sedikit lebih panjang dan dengan bahasa mereka sendiri. Biasanya peniliti menggunakan teknik ini untuk mendapatkan data dalam bentuk teks dengan partisipan yang banyak. Sehingga peneliti mendapatkan data nya secara cepat dan juga efisien.

4 & 5. Verbal reports dan atau Diaries


Teknik verbal reports adalah teknik dimana partisipan menceritakan kisahnya tentang belajar bahasa Inggris baik itu setelah perkuliahan selesai (setelah final) atau selama masa perkuliahan/pembelajaran berjalan. Sementara itu teknik Diaries adalah dengan mengumpulkan semua jurnal/tulisan siswa tentang proses pembelajaran selama di kelas. Misalnya pada sebuah kelas Writing, dimana guru memberikan tugas setiap dua minggu sekali mereka menuliskan apa saja yang telah mereka pelajari
selama dua minggu itu di baik blog pribadi maupun buku diary biasa. Dengan begitu peneliti bisa mendapatkan data yang lebih detail dan kaya untuk di analisa nantinya.

6. Discourse Analysis


Analisa sebuah wacana (Discourse Analysis) adalah sebuah teknik yang sering juga di pakai di jurusan Applied Linguistics. Teknik yang satu ini sangat powerful dikarenakan subjek yang di analisa adalah penggunaan bahasa pada sebuah wacana tertulis (written) maupun wacana secara oral (spoken). Data yang di dapatkan sangat munrni dan natural. Dengan kata lain bahasa yang dihasilkan menurut kejadian alami tanpa rekayasa dan eksperimen demi kepentingan penelitian.

Nah itu dia 6 methodology pengumpulan data yang umum digunakan pada penelitian qualitative di jurusan applied linguistics. Semoga memberi gambaran sekilas tentang teknik pengumpulan data di jurusan linguistik terapan. Untuk lebih rincinya silakan hunting buku di bawah ini. Semoga bermanfaat bagi teman-teman yang sedang mencari methodologi pengumpulan data yang sesuai dengan penelitiannya. Silakan di share dan di komen untuk berdiskusi.


Reference: Heigham, J. & Croker, R. A. (2009) Qualitative Research in Applied Linguistics: A practical Introduction.  p. 18

Baru belajar menulis blog dengan serius di tahun ini. Semoga tulisan yang saya persembahkan bisa di ambil manfaat nya terutama dalam pembelajaran dan pengajaran bahasa Inggris. 


EmoticonEmoticon